Era tahun “sembilan puluh-an” yang lalu, ada pelajaran sangat baik dan menarik yang dapat saya petik, hal mana pelajaran tersebut bila disikapi dengan postif dapat mempengaruhi pola dan sikap perilaku dalam bermasyarakat, terutama dilingkungan terdekat, keluarga, tetangga, teman maupun lingkungan kerja ataupun komunitas lainnya di dalam lingkungan social lainnya.
Masih terngiang sekali dalam ingatan saya waktu pertama kali menapakkan kaki di Ibukota untuk beradu nasib, peruntungan, serta segala kemampuan maupun keterbatasan yang dimiliki, bertekad dapat “hidup” di belantara kota serba ada ini, sebagaimana cita –cita awal kaum urban, dengan berbekal selembar foto copy ijasah alumnus, pas foto, tiga pasang pakain, serta beberapa catatan alamat teman plus satu tiket bus ekonomi saya memulai menggadaikan masa depanku.



